25 Desember 2017.
" Aku pergi ya, kamu hati - hati, jaga diri baik - baik"
" iyala, masak gak hati - hati " jawabku usil.
Kalimat itu rasanya usang, tapi gak pernah sekalipun lupa buat dia ucapin. Bahkan bakalan selalu diucapin setiap kali kita harus berpisah jauh. lagi.
Kalimat yang menurutku selalu sepele dan terlalu gak penting untuk diucapkan atau hanya untuk sekedar mengingatkan aku, gadis berumur 20 tahun.
Namun, setiap perjalanan yang aku lewati sendiri sama temen temen dan tanpanya, memberikan arti luas mengenai arti hati - hati yang selalu dia ucapkan.
Banyak pelajaran hidup yang mengajarkanku bahwa aku harus selalu berfikir realistis dan visioner dalam mengambil langkah. sekali lagi aku harus berhati - hati.
Setiap kawan yang setia dan selalu mendorong pribadiku untuk maju memang ditakdirkan hanya untuk menjadi kawan tidak lebih dan tidak kurang. Inipun aku sebut sebagai hati hati kepada hati umat yang sering goyah karenanya.
Perjalanan panjang yang membutuhkan tenaga, waktu, dan biaya serta meninggalkan keluarga dan calon keluarga pun harus diisi dengan sesuatu yang bermanfaat dan pandai dalam memilih setiap kegiatan yang dirasa kurang menguntungkan. dan ini membutuhkan kehati - hatian sebagai komposisi utamanya, agar perjalanan panjangmu bukanlah perjalanan panjang kosong semata namun perjalanan panjang yang menambah kualitas diri pribadi. aku. kamu. kita. dan masa depan.
Hidup ini bukan hanya tentang aku, kamu, dan keluarga, namun banyak orang lain yang masuk dan keluar memberikan pelajaran, kehati - hatian dalam mempercayai orang dan caraku memandang pribadi mereka pun tak pernah luput aku lakukan.
Dan aku menyadari benar adanya kata kata sederhana itu, bermanfaat untukku.
Terimakasih, Herlambang Redian Setyantoro.
Baik - Baik di pulau daeng.
Semangat dan sukses selalu, sayang.
Doa dan harapan terbaik untukmu selalu.
Bertahanlah, dalam penantian.

Komentar
Posting Komentar