ketakutan kini hadir diantara renungan jiwa, masa-masa dimana pernah dilalui dengan dedara tatkala ingin dilalui hadir bagaikan hantu yang menghampiri. ada kala sang pujangga merenung untuk memikirkan kembali waktu-waktu usang yang mungkin hilang ditelan bumi. aaaakkkhhhh, seperti layaknya permata yang jatuh terbelah dua tatkala melihat kacu yang dibelenggu kenangan indah. wahai dedara apa kabar? sudahkah engkau dipersunting ? atau engkau masih teringat tentang kacu itu?. jujur gundah laksana puting beliung yang menerkam jagat raya ini, ingin kembali tapi jijik menjilat liur sendiri. 15.47. 23 Oktober 2018 Ditulis Pramudia Baluntu, rekanku.
Bebaskan badan dan pikiranmu pergi entah kemana dan biarkan tanganmu yang menceritakannya.