Waktu? Bisakah kamu mundur sebentar saja?
Aku ingin menemui orang di suatu tempat, ingin kuceritakan padanya apa yang harus ia ketahui, aku ingin melihat senyum dan mendengar tawanya lagi. Bisakah kau membantuku, waktu?
Maaf aku pernah mengabaikannya untuk beberapa waktu, maaf aku pernah menjadi wanita tanpa hati saat bertemu dengannya, maaf aku pernah memberimu seribu alasan hanya karena aku tak ingin bertemu dengannya. Maaf, dan kini penyesalan menghampiriku.
Bukan aku yang meminta untuk bertemu denganmu. Hati dan pikiran ini yang melakukannya.
Candaan macam apa ini? Saat aku berusaha membuatnya menjauh, dia justru menunjukan padaku arti kebahagiaan yang sederhana tanpa aku minta. Aku tak pernah tertawa selepas ini. Terimakasih.
Waktu, tolong berjalan mundurlah.
Tak akan kusia siakan dia lagi. Tak akan kubiarkan dia lewat didepanku tanpa aku sapa. Tak akan kubiarkan ia terjatuh tanpa aku tolong. Dan tak akan ku kubiarkan hari berlalu tanpa dia disampingku
This is my art. nora.
Aku ingin menemui orang di suatu tempat, ingin kuceritakan padanya apa yang harus ia ketahui, aku ingin melihat senyum dan mendengar tawanya lagi. Bisakah kau membantuku, waktu?
Maaf aku pernah mengabaikannya untuk beberapa waktu, maaf aku pernah menjadi wanita tanpa hati saat bertemu dengannya, maaf aku pernah memberimu seribu alasan hanya karena aku tak ingin bertemu dengannya. Maaf, dan kini penyesalan menghampiriku.
Bukan aku yang meminta untuk bertemu denganmu. Hati dan pikiran ini yang melakukannya.
Candaan macam apa ini? Saat aku berusaha membuatnya menjauh, dia justru menunjukan padaku arti kebahagiaan yang sederhana tanpa aku minta. Aku tak pernah tertawa selepas ini. Terimakasih.
Waktu, tolong berjalan mundurlah.
Tak akan kusia siakan dia lagi. Tak akan kubiarkan dia lewat didepanku tanpa aku sapa. Tak akan kubiarkan ia terjatuh tanpa aku tolong. Dan tak akan ku kubiarkan hari berlalu tanpa dia disampingku
This is my art. nora.
Komentar
Posting Komentar